Berminat Membeli Dispenser Galon Bawah? Baca Dulu Kekurangannya

Berminat Membeli Dispenser Galon Bawah? Baca Dulu Kekurangannya

Dispenser Galon Bawah
Beberapa contoh Dispenser Galon Bawah [gambar Internet]
Dunia teknologi begitu berkembang dengan cepat, termasuk bagaimana manusia mendapatkan air yang dapat diminum. Sekarang ini telah ditemukan teknologi baru dispenser air mineral untuk kebutuhan rumah tangga dengan meletakkan botol di bagian bawah dispenser.

Sebelumnya, orang sudah terbiasa dengan penggunaan dispenser air mineral dengan meletakkan botol galon di atas dispenser, dengan memanfaatkan gaya gravitasi bumi, maka air akan mengalir dengan sendirinya dari botol ke dispenser yang ada di bawahnya.

Namun penggunaan botol galon atas menuai beberapa kendala dan keluhan, seperti sulitnya memindahkan botol galon ke atas dispenser, sering tumpah atau bocornya air, hingga ke-higienis-san botol galon atas ini dipertanyakan.

Hingga akhirnya sebuah teknologi diciptakan, yakni penempatan botol galon di bawah dispenser. Katanya botol galon dengan letak di bawah dispenser dapat menjawab pertanyaan atau keluhan keluhan di atas. Seperti mudahnya memasang galon (tanpa diangkat), sudah berdiri tergak (stand dispenser) sehingga tidak memerlukan alat bantu atau alas sebagai tempatnya, design bodinya yang jauh lebih elegan dibandingkan model dispenser galon atas.

Namun apakah haya kelebihan yang dimiliki dispenser galon bawah? sebaiknya anda lihat dulu kekurangan dispenser galon bawah ini:

1. Harga - dispenser galon bawah memiliki harga lebih mahal dibandingkan dengan dispenser dengan galon atas. Dispenser galon bawah memiliki harga antara 400 ribuan hingga di atas 1 jutaan, sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan harga dispenser galon atas yang rata rata di kisaran harga 150 ribuan.

2. Onderdil/sparepart - dispenser galon bawah memiliki komponen penunjang tambahan yakni pipa-pipa atau selang selang air dan udara, motor penggerak untuk memompa air naik ke atas, serta komponen lainnya. bila terjadi kerusakan pada dispenser, komponen komponen penunjang tersebut masih sulit dicari dan walaupun ada, harganya masih mahal. Sehingga bagi anda pemiliknya haruslah ekstra hati-hati dalam perawatannya.

(Baca juga: "Prinsip Kerja Dispenser Galon Bawah")

3. Daya listrik - tersedianya fitur-fitur dan  teknologi yang diterapkan dalam dispenser galon bawah ini, mengakibatkan jenis dispenser ini memerlukan daya yang lebih besar jika dibandingkan dengan bispenser galon atas. Hal ini tentu saja akan menambah besarnya tagihan listrik anda.

Demikianlah beberapa untung rugi membeli dispenser galon bawah. Pilihan tergantung anda sebagai konsumen yang bijak dalam membeli.
Read More
Prinsip Kerja Dispenser Galon Bawah

Prinsip Kerja Dispenser Galon Bawah

Dispenser Galon Bawah
Contoh dispenser galon bawah, meski terlihat satu selang, sebetulnya itu adalah dua selang yang disatukan.
Dispenser air mineral merupakan salah satu peralatan elektronik yang cukup banyak digunakan di masyarakat Indonesia. Mereka sudah tidak direpotkan lagi dengan aktifitas memasak air dalam panci untuk kebutuhan hidupnya, alasan inilah yang menjadikan sekitar 90% masyarakat perkotaan menggunakannya.

Dalam perkembangannya, terdapat tiga jenis dispenser yang ada di pasaran, yaitu:
  1. Dispenser Atas. ini adalah dispenser generasi pertama, galon diletakkan di atas.
  2. Dispenser Bawah. Generasi terbaru, galon berada di bagian bawah.
  3. Dispenser atas bawah. Improvemen teknologi, menggabungkan galon atas dan galon bawah. 

Kali ini Admin akan menjelaskan tentang cara Kerja Dispenser Galon Bawah yang sedang ramai-ramaiknya dibicarakan. Jenis dispenser ini tidak akan membuat anda kesusahan untuk menganggkat galon ke dispenser. Selain itu, tipe dispenser bottom-loading biasanya sudah berdiri tergak (stand dispenser) sehingga tidak memerlukan alat bantu atau alas sebagai tempatnya. Ditambah lagi dengan design bodinya yang jauh lebih elegan dibandingkan model galon atas, membuat jenis dipenser galon bawah menjadi incaran banyak orang sebagai dispenser pilihan mereka.

Pada jenis dispenser Galon Bawah, air yang mengalir akan melalui proses pemompaan. Biasanya akan ada 2 selang kecil yang menghubungkan mesin pompa pada dispenser. Selang pertama berfungsi untuk meniupkan udara ke dalam galon air minum. Sedangkan selang kedua memiliki fungsi untuk menyalurkan air minum dari galon ke tempat penampungan air dalam dispenser.

(Baca juga: "Berminat Membeli Dispenser Galon Bawah? Baca Dulu Kekurangannya")

Proses mengalirnya air

Pada dispenser galon bawah, air akan dipompa ke atas oleh mesin pompa khusus. Terdapat dua selang yang berpengarus dalam proses naiknya air ke atas. Satu selang dari mesin pompa akan meniupkan udara ke dalam botol galon, sementara satu selang yang lain dari Botol galon akan menaikkan air ke atas.

Pompa pada dispenser galon bawah lebih mirip dengan pompa angin (kompresor) yang memompakan angin ke bagian penutup galon yang tertutup rapat sehingga air dalam galon otomatis akan terdorong ke atas melalui selang lainnya.

Yang perlu diperhatikan dalam pemakaian model dispenser galon bawah adalah pemasangan tutup botol galon yang haerus rapat, bila terjadi kebocoran udara akibat tutup yang tidak rapat maka air tidak dapat keluar dari dispenser.
Read More
Tips Higienis Memasang Galon Tanpa Tutup Anti Tumpah

Tips Higienis Memasang Galon Tanpa Tutup Anti Tumpah

Tutup Anti Tumpah
Beberapa hari yang lalu saya sempat kaget karena susahnya mencari tutup galon anti tumpah. Tutup anti tumpah ini dipasang pada mulut botol galon yang berguna untuk mencegah air mineral dari dalam botol tidak tumpah saat pemasangan botol ke dispenser air.

Saat itu tutup anti tumpah yang saya miliki pecah saat menuangkan botol ke dispenser, akibatnya air dalam botol tetap tumpah saat saya memasang galon ke dispenser. Sayapun mencari tutup anti tumpah yang baru ke beberapa warung hingga toko yang jual air botol galon. Namun barang yang saya cari tidak ada.

Akhirnya saya mencoba pergi ke toko kakak saya yang saya tau pernah menjual tutup anti tumpah ini. Sesampainya di sana, saya kecewa karena barang yang dicari tidak ada. Kakak saya mengatakan bahwa sekarang ini orang-orang jarang yang menggunakan anti tumpah untuk botol galonnya, mereka lebih banyak menggunakan cara cara praktis dengan menyobek tutup galon menggunakan pisau, kemudian dipasang ke dispenser.

Sayapun pulang ke rumah, dan googling di YouTube mencari tutorial bagaimana memasang botol galon tanpa anti tumpah. Sayapun akhirnya mengerti, ternyata sangat mudah memasang galon tanpa tutup anti tumpah.

Namun dari beberapa tutorial di YouTube, banyak yang kurang memperhatikan segi kebersihan dan kesehatan. Untuk itu berikut ini saya bagikan kepada anda bagaimana nmemasang botol galon dengan bersih dan sehat. Selamat mencoba....
  1. Saat pertamakali menerima botol galon air mineral (Baik yang asli produk pabrik ataupun isi ulang) buka dahulu segel plastik tipisnya, kemudian cuci seluruh permukaan galon dari mulai tutup, leher, hingga bagian bawah galon, lalu keringkan.
  2. Siapkan tisu basah yang didapat saat membeli botol galon, lap bagian leher galon hingga tutupnya dengan tisu tersebut.
  3. Lap juga bagian mangkuk dispenser, yaitu tempat masuknya galon. Gunakan bagian dalam Tisu untuk mengelap, dengan cara membuka lipatan tisu. Hal ini diperlukan karena bagian luar tisu sudah dipakai untuk membersihkan leher botol.
  4. Buka kembali lipatan tisu, lihat bagian yang masih bersih. Gunakan untuk mengelap pisau.
  5. Robek tutup galon dengan pisau sebanyak dua kali, bentuk menyilang (+).
  6. Angkat botol dengan dua tangan, pertama tama pegang bagian bawah leher galon dengan dua tangan, lalu miringkan galon ke arah kiri. Tahan galon dengan tangan kiri agar tidak jatuh (pastikan anda tidak memegang leher galon karena kalau terpegang maka leher galon akan kotor oleh tangan anda), pindahkan tangan kanan ke bagian bawah galon.
  7. Angkat galon ke atas menuju dispenser, arahkan mulut botol ke tengah-tengah mangkuk dispenser. Lalu letakkan botol tegak lurus dengan dispenser.
Untuk lebih jelasnya, silahkan tonton videonya berikut ini:
Read More
Cara Menggunakan Mesin Cuci Front Loading dan Top Loading Satu Tabung (otomatis)

Cara Menggunakan Mesin Cuci Front Loading dan Top Loading Satu Tabung (otomatis)

Penggunaan mesin cuci sekarang ini sudah menjadi sesuatu tang dibutuhkan oleh hampir setiap rumah tangga. penggunaannya yang praktis membuat mudah pekerjaan Anda sehari-hari.

Cukup dengan menekan tombol, maka mesin cuci akan melakukan kegiatan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh manusia. Mesin ini akan membersihkan pakaian kotor Anda dengan waktu yang relatif singkat. Secara umum, mesin cuci bisa membersihkan pakaian dengan gerakan mesin cuci itu sendiri.
Untuk mesin cuci semi otomatis seperti mesin cuci top loading dengan dua tabung, perbedaannya terletak pada proses pemerasan (spinning) yang dilakukan di tabung kedua.
Saat tombol pilihan ditekan maka mesin cuci akan mengenali mode yang Anda pilih. Secara otomatis mesin cuci akan menentukan lamanya pencucian, pengaturan pemberian deterjen dan pemutih, serta gerakan pencucian apakah keras atau lembut. Jika Anda menekan siklus pencucian cepat (quick wash) maka secara otomatis mesin mencuci dengan suhu sekitar 40 derajat dan dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Pilihan type pencucian pada mesin cuci front loading lebih bervariasi, oleh sebab itu harga mesin cuci front loading biasanya lebih mahal jika dibandingkan mesin cuci top loading. Setelah Anda menekan tombol Start, mesin akan mulai beroperasi membersihkan pakaian yang kotor di dalamnya dengan bertahap.

Berikut ini kami jelaskan cara kerja mesin cuci front loading dan top loading dengan satu tabung (otomatis) yang dikutip dari situs www.sharp-indonesia.com.


1. Mengisi dan mencampur air dengan deterjen

Air dialirkan dari selang pengisian ke tabung cuci dan Anda harus mencampurnya dengan deterjen dari dalam laci deterjen. Cara kerja mesin cuci front loading dan top loading dalam mengisi tabung agak berbeda. Jika mesin front loading secara otomatis akan menentukan jumlah air yang masuk, mesin top loading biasanya memiliki sensor pengisian.


2. Mencuci dan mengucek

Pada tahap ini, pakaian akan diputar secara bolak balik ke segala arah untuk melepaskan noda yang melekat pada pakaian. Proses ini digerakkan oleh sumber tenaga berupa motor listrik. Pada mesin cuci top loading, motor listrik tersebut menggerakkan pulsator yang letaknya di bagian bawah tabung pencuci. Sementara, pada mesin cuci front loading, gerakan ini ditimbulkan dari gerakan/putaran tabung secara keseluruhan.


3. Pembilasan

Setelah mesin selesai dengan proses pencucian, maka air bekas pencucian akan dikeluarkan melalui selang. Pada proses pembilasan, mesin akan mengisi tabung dengan air bersih dan kembali memutar pakaian untuk memastikan deterjen terbilas oleh air dan tidak tertinggal di kain.


4. Berputar untuk memeras pakaian

Pada bagian ini, tabung mesin cuci berputar dengan cepat antara 400 hingga 800 rpm (putaran per menit). Semakin cepat tabung mesin cuci berputar, maka akan semakin cepat pakaian kering.


5. Mengeringkan

Untuk beberapa jenis mesin cuci tertentu yang memiliki tabung pengering dalam 1 tabung, siklus akan dilanjutkan dengan proses pengeringan menggunakan suhu tertentu.

Sedangkan untuk mesin cuci top loading dua tabung, proses ini akan dilakukan pada tabung pengering tanpa proses penanasan. pakaian yang telah dibilas akan diputar dengan menekan tombol spin.

Sumber: www.sharp-indonesia.com, "Tata Cara Penggunaan Mesin Cuci Yang Benar"

Read More