CARA MEMBUAT CAIRAN PEMBERSIH

Pada saat melakukan kegiatan bersih-bersih dii rumah seringkali kita merasa kesulitan untuk mencari bahan pembersih yang cocok dengan kotoran dan noda yang melekat pada perabotan, di pasaran memang banyak jenis pembersih noda yang ditawarkan tetapi banyak yang tidak ramah lingkungan karena mengandung bahan kimia yang berbahaya, untuk menghindari pemakaian zat kimia yang berbahaya maka sebaiknya membuat sendiri cairan pembersih agar kita dapat memilih zat yang cocok dan aman bagi kehidupan.

Pada postingan kali ini Saya akan sedikit berbagi tentang cara membuat cairan pembersih yang aman bagi lingkungan dan bahan-bahannya mudah didapatkan di sekitar kita. Berikut ini beberapa tips untuk membuat cairan penghilang noda dan kotoran yang ada di sekitar kita:

Cairan pembersih noda
Siapkanlah sebuah botol semprot yang diisi dengan air bersih kemudian tambahkanlah sabun pencuci piring, boleh yang cair ataupun yang berupa sabun colek dan lebih bagus yang mengandung lemon atau jeruk nipis yang berguna menetralisir lemak dan minyak. kemudian kocoklah agar semua campuran tadi menyatu hingga rata. Cairan ini dapat digunakan sebagai cairan pembersih serbaguna yang sangat membantu sekali dalam mengusir noda atau kotoran yang melekat pada barang-barang perabotan di rumah.

Baking soda
Jenis bahan ini berguna untuk melepaskan kotoran yang melekat kuat seperti pada permukaan kaca atau cermin, fiber glass, dinding keramik WC, dan toilet. cara menggunakannya adalah dengan cara mengoleskan sedikit saja baking soda pada permukaan yang kotor kemudian gosoklah dengan spon maka nodapun akan menghilang.

Perasan jeruk nipis
Air dari perasan jeruk nipis sangat ampuh dalam menghilangkan noda bekas sabun yang biasanya menempel pada peralatan kamar mandi, diding keramik, dan toiletnya serta berbagai noda minyak dan lemak.

4lk0h0l 70%
Cairan 4lk0h0l berguna untuk menghilangkan noda yang melekat pada peralatan elektronik seperti: monitor komputer, layar televisi, telepon, komputer, mesin faksimili, dan perangkat elektronik yang lainnya. Tetapi sebelum melakukan pembersihan noda pada perangkat alat elektronik sebaiknya dibaca dulu buku panduan alat tersebut karena ada sebagian peralatan elektronik yang tidak boleh terkena cairan 4lk0h0l karena dapat merusak alat elektronik tersebut sebut saja kulkas yang bagian badannya(permukaan terluar) akan rusak bila terkena cairan 4lk0h0l. Cara membersihkan dengan 4lk0h0l adalah dengan bembasahi kain lap dengan 4lk0h0l lalu digosokkan ke permukaan yang kotor.

Cuka
Larutan cuka berguna sebagai pengganti disinfektan, apabila cuka dicampur dengan bahan baking soda dapat digunakan untuk melunakkan kotoran yang sering menyumbat saluran air atau penyumbat kakus.

Cuka dan Baking soda
campuran kedua bahan ini berguna untuk membersihkan kotoran yang melekat pada WC, cara membersihkannya adalah :
  1. basahi bagian dalam WC dengan cairan cuka lalu diamkan selama 30menit
  2. Tuangkan baking soda ke sikat khusus untuk WC kemudian mulailah menyikat WC, baking soda akan mengangkat kotoran yang melekat pada WC dan sekaligus mengharumkan WC.
  3. Tuangkan sekali lagi cuka ke dalam WC dan diamkan selama semalaman.
Lakukanlah kegiatan pembersihan lubang WC/toilet sekurang-kurangnya sebulan sekali untuk mencegah penyumbatan pada saluran WC atau pada bagian leher angsa.

Pembersih kaca
Cara membuat cairan untuk pembersih kaca sangatlah mudah yaitu dengan memasukkan air bersih ke dalam botol semprot yang dicampur dengan 1/3 cangkir cairan cuka dan 1/4 cangkir cairan 4lk0h0l atau bila dianggap perlu tambahkanlah satu sendok cairan pencuci piring yang beraroma lemon atau jeruk lalu dikocok sampai semua campurannya menyatu. Larutan ini berguna sekali untuk membersihkan noda pada kaca, caranya adalah dengan menyemprotkan ke permukaan kaca lalu dilap menggunakan spon dan dikeringgan menggunakan lap yang dapat menyerap air.

0 Response to "CARA MEMBUAT CAIRAN PEMBERSIH "

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan kata-kata yang sopan, dilarang menyertakan link aktif. maaf, komentar tidak akan langsung dibalas karena Saya tidak selalu online. terimakasih atas kunjungannya.