Sejarah Panci Presto (Pressure Cooker)

gambar panci presto
Panci presto adalah suatu alat masak yang menggunakan sistim tekanan yang sangat besar oleh uap air yang dipanaskan di dalam panci yang tertutup rapat sehingga tekanan uap tidak dapat keluar dari panci, hal ini mengakibatkan uap tersebut akan terjebak di dalam panci.

Pada saat itulah uap panas akan mempengaruhi makanan di dalam panci sehingga cepat matang tanpa merusak teksturnya, selain itu uap panas dapat melunakkan duri atau tulang yang makanan ada di dalamnya. Pada tekanan 15 psi (103 kPa ) di atas tekanan atmosfer , air dalam pressure cooker dapat mencapai suhu hingga 121 ° C (250 ° F).

Untuk menjaga keselamatan maka pada bagian tutup panci biasanya dipasang alat untuk membuang uap air yang melebihi batas maksimal yang seharusnya, hal ini untuk menguirangi tekanan yang terlalu kuat yang dapat menghancurkan panci.

Pada tahun 1679, fisikawan Perancis yang bernama Denis Papin yang lebih dikenal untuk studi tentang uap menemukan digester uap dalam upaya untuk mengurangi waktu memasak makanan. digester ini kedap menggunakan tekanan uap untuk menaikkan titik didih air sehingga mengakibatkan masakakan lebih cepat matang. Pada tahun1681 Papin memperkenalkan penemuannya kepada Royal Society of London, tapi penemuannya dianggap sebagai studi ilmiah. Mereka memberinya izin untuk menjadi anggota masyarakat sesudahnya.

Pada tahun 1864, Georg Gutbrod dari Stuttgart mulai memproduksi kompor bertekanan yang terbuat dari kaleng besi.

Pada tahun 1919, Spanyol memberikannya hak paten untuk pressure cooker Jose Martínez Alix dari Zaragoza . Martínez menamakannya olla Expres ("mengungkapkan panci masak") di bawah nomor paten 71.143 di Boletín Oficial de la Propiedad Industri.

Pada tahun 1938, Alfred Vischler memperkenalkan penemuannya yaitu Fast Cooker Flex-Seal di New York City. Pressure cooker buatan Vischler adalah alat yang pertama yang dirancang untuk digunakan di rumah, dan keberhasilan tersebut menyebabkan persaingan di antara Amerika dan Eropa produsen. Pada tahun 1939 New York World Fair National Presto Industries yang dikenal sebagai "Nasional Pressure Cooker Company"  memperkenalkan pressure cooker sendiri. -sumber: Wikipedia-

TIPS MERAWAT PANCI PRESTO

Gambar panci presto
Panci presto (Pressure cooker) sudah bukan barang yang aneh lagi di kalangan masyarakat Indonesia, hal ini dapat dirasakan dengan hadirnya panci tersebut di kelas ekonomi menengah sampai atas.  Banyak para Ibu-Ibu rumah tangga yang memilih panci presto untuk kebutuhan memasaknya di dapur dikarenakan sangat praktis dalam membantu menghemat waktu memasak terutama untuk membuat empuk daging atau ikan yang dapat lunak sampai ke tulang atau durinya.

Selain dapat menghemat waktu dan membuat empuk masakan, ada juga beberapa keguaan yang lainnya yaitu jenis panci ini dapat mempertahankan nutrisi, kandungan gizi, dan citarassa bahan makanan yang kita pasak di dalam panci presto ini, jadi sudah saatnya kita lebih memilih panci jenis ini yang memang telah ditemukan oleh manusia dengan teknologi dan ilmunya.

Artikel yang Saya buat ini adalah kelanjutan dari judul artikel sebelumnya yang berjudul "Cara Menggunakan Panci Presto", untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat keterangannya di bawah ini:

Berikut ini tips perawatan panci presto yang mungkin dapat bermanfaat untuk anda :
  • Untuk membersihkan kotoran yang melekat pada badan panci gunakanlah air hangat dengan bantuan spon yang benar-benar halus.
  •  Agar tidak ada kotoran yang menyumbat bersihkanlah semua tongolan yang terletak pada tutup Panci Presto dengan teliti agar pada saat akan digunaklan maka panci ita sudah dalam keadaan siap dipakai.
  • Agar bagian badan dan tutup panci presto tetap dalam keadaan kinclong, mulus, dan tidak tergores. Pakailah penggosok dari bahan yang halus untuk membersihkan tutup dan Panci Presto
  • Untuk membersihkan gelang pengedap (karet) Cucilah dan keringkan dengan kain atau spon yang halus untuk menjaga agar tidak tergoresnya panci.
  • Meskipun panci presto terbuat dari bahan logam yang lebih tahan lama tapi usahakanlah untuk tidak menjemur panci dibawah sinar matahari atau diatas bara api.

CARA MENGGUNAKAN PANCI PRESTO

gambar panci presto
Alat masak yang satu ini sudah tidak asing lagi keberadannya di kalangan masyarakat Indonesia yang suka akan memasak, penggunaan panci presto sudah meluas bukan saja di kalangan pengusaha tetapi sudah merambah ke masyarakan biasa yang menginginkan cara masak yang cepat, praktis, sehingga membuat pekerjaan memasak menjadi lebih efisien dan mudah karena dengan menggunakan panci tersebut maka bahan makanan menjadi lebih empuk bahkan untuk daging dan ikan akan lunak sampai ke tulang atau durinya.
Meski demikian mungkin ada dikalangan pembaca yang ingin tahu tentang cara memakainya atau Anda yang baru saja memiliki panci tersebut dan ingin memperdalam tentang “Bagaimana menggunakan panci presto” tersebut. Untuk lebih jelasnya mari kita baca bersama….          

Prinsip kerja panci presto
Panci bertekanan atau Panci Presto adalah sebuah panci yang dapat digunakan untuk memasak agar lebih cepat matang dengan media air yang didihkan bersama dengan bahan makanan, mungkin muncul pertanyaan mengapa panci tersebut dapat mempercepat pematangan sedangkan panci yang lain tidak? Pada prinsipnya air yang dipanaskan akan mendidih dengan suhu 100 derajat selsius pada tekanan 1Atmosfir, Kita tahu bahwa panci presto terbuat dari bahan stainless steel yang tebal serta memiliki tutup yang sangat rapat sehingga ketika air mendidih maka uap air tidak akan keluar sehingga berkumpul di dalam panci maka menurut teori  “tekanan berbanding lurus dengan kenaikan suhu” yaitu dengan   bertambahnya tekanan di dalam panci maka suhu air yang mendidihpun akan naik melebihi 100 derajat selsius dengan demikian maka waktu memasakpun akan lebih singkat yaitu kira-kira 1/3waktu  dari cara memasak dengan menggunakan panci biasa, selain itu nutrisi-kandungan gizi-dan vitamin yang ada di dalam masakan akan terjaga kualitasnya. Dengan menggunakan panci bertekanan maka warna dan aroma dari bahan masakan kita tidak akan berubah. Sebagai pengaman maka pada bagian tutup dipasang sebuah katup yang berfungsi membuang tekanan yang melebihi batas tertentu, hal ini untuk menjaga agar tekanan yang ada di dalam panci tidak menimbulkan ledakan.


Beberapa kelebihan memasak dengan menggunakan panci presto:
  • Praktis dalam menggunakannya.
  • Waktu memasak lebih cepat
  • Karena proses memasak yang cepat maka akan lebih menghemat bahan bakar.
  • Masakan menjadi lebih sehat karena terjaganya kualitas gizi yang ada di dalam masakan.



Cara menggunakan Panci Presto:
  1. Siapkan panci ptresto anda lalu buka tutupnya dengan cara menggeser pegangan pada tutup ke arah yang berlawanan dengan jarum jam lalu angkat, kemudian isilah dengan bahan masakan yang diikuti dengan memasukkan air.
  2. Setelah bahan makanan dan air dimasukkan ke dalam panci maka tutuplah kembali dengan memutar pegangan pada tutup panci searah dengan jarum jam sehingga letak pegangan tutup sejajar dengan pegangan pada badan panci, Perlu diperhatikan bahwa gambar segitiga yang terletak di tutup panci harus sama dengan gambar segitiga yang ada pada gagang panci.
  3. Tunggulah beberapa saat sampai air yang di dalam panci mendidih yang ditandai dengan keluarnya suara desis panjang dari katup yang berada di atas tutup, kemudian kecilkanlah api agar masakan dapat matang dengan merata dan lunak. Saat inilah waktu memasak mulai dihitung.
  4. Ikutilah petunjuk cara memasak dari koki atau resep untuk menentukan waktu memasak, perlu diperhatikan pula bahwa air yang ada di dalam panci jangan sampai habis karena selain membuat masakan menjadi gosong juga akan meerusak panci.
  5. Apabila massakan sudah dirasa cukup matang maka matikanlah api lalu diamkan kira-kira 5menit. Kemudian miringkan katup yang besar yang berada di tengah-tengah panci sehingga bandul kecil turun ke posisi yang semula. Apabila anda yakin sudah tidak ada lagi uap yang keluar dan desis menghilang maka tutup panci presto dapat dibuka untuk kemudian dikeluarkan isinya.


Penting
  • Janganlah membuka tutup panci sebelum mengeluarkan sisa uap dari dalam panci karena uap yang bertekanan dan sangat panas akan menyembur keluar yang dapat membahayakan kita.
  • Apabila masakan tidak matang dengan sempurna maka proses memasak dapat diulang dengan menutup panci dan meletakkannya dia atas nyala api dan memulai semuanya dari awal.  


Tips memilih panci presto
  • Pilihlah yang terbuat dari bahan stainless steel yang tebal, karena panci akan menahan tekanan dari uap air yang sangat kuat.
  • Carilah yang dilengkapi dengan katup pengaman tekanan, dengan adanya pengaman ini maka tekanan yang berlebihan dari dalam panci akan dikeluarkan, bila sebuah panci presto tidak memiliki penganaman ini maka dikhawatirkan akan meledak oleh tekanan uap air yang sangat kuat.
  • Saat memasang tutup sebaiknya dilakukan dengan benar yaitu tertutup rapat agar tidak ada uap air yang keluar, periksalah karet pada tutup jangan sampai rusak, gantilah karet tersebut bila sudah tidak layak pakai.

CARA MERANGKAI SAKLAR TUKAR

Saklar tukar atau banyak orang menyebutnya dengan nama: saklar hotel, saklar lorong, saklar tangga, adalah sebuah rangkaian instalasi listrik dengan prinsip "Kontrol satu atau beberapa lampu oleh dua saklar", Maksudnya adalah kita dapat menghidupkan dan mematikan lampu dengan dua buah saklar secara mandiri, misalnya kita memasang sebuah lampu di sebuah daerah tangga, lalu kita memasang dua buah saklar untuk lampu itu dengan posisi satu saklar diletakkan di bawah tangga sedangkan satu saklar lagi diletakkan di atas tangga, saat kita sedang berada di bawah lalu menyalakan lampu dengan saklar yang berada di bawah kemudian kita berjalan naik ke atas tangga maka untuk mematikannya tidak perlu turun ke bawah tangga lagi tetapi cukup mematikannya dengan menggunakan saklar yang berada di atas tangga. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasannya di bawah ini:


Peralatan: 
  • tang kombinasi
  • obeng min dan plus
  • palu
  • pisau cutter

Bahan-bahan:
  • Kabel listrik         ........Panjang disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Isolasi khusus listrik......................................................1 buah
  • Saklar tukar ................................................................2 buah
  • Fitting lampu................................................................1 buah
  • lampu .........................................................................1 buah

Gambar Rangkaian saklar tukar, saklar hotel, saklar lorong.
klik gambar untuk memperbesar


Cara merangkai:
  1. Sambungkan kabel pada terminal induk saklar1 kemudian disambungkan ke terminal induk saklar2 
  2. sambungkan salah satu terminal pada saklar1  ke salah satu terminal saklar2 kemudian hubungkan ke kabel positif jalur utama instalasi listrik di rumah.
  3. Pasang kabel pada Terminal saklar1 yang lainnya lalu disambungkan ke terminal saklar 2 yang lain kemudian  hubungkan ke salah satu terminal pada fitting lampu. 
  4. sambungkan terminal fitting lampu yang lain ke kabel negatip jalur utama instalasi listrik di rumah.

Demikianlah posting Saya kali ini tentang cara merangkai saklar tukar, semoga dapat bermanfaat bagi anda, bila ada yang kurang jelas silahkan bertanya di kolom komentar.