Rahasia Saklar Otomatis Pompa Air dengan Dua Pelampung

Pelampung untuk tandon air
Penggunaan saklar otomatis untuk mesin air adalah sangat diperlukan, karena dengan dipasangnya otomatis pompa maka toren atau tangki / tandon air akan selalu terisi penuh, selain itu tangki akan terhindar dari lubernya air.

Mungkin dari kita akan bertanya bagaimanakah cara kerja otomatis pompa tersebut? terdapat beberapa macam jenis saklar otomatis untuk pompa air, diantaranya adalah pressure switch, Float switch, saklar dengan satu pelampung, dan saklar otomatis pompa dengan dua pelampung. Namun untuk kesempatan kali nini Saya akan membahas jenis yang memakai dua pelampung.

Salah satu merek yang umum dipakai adalah "Radar" pelampung air st 70ab. Saat kita membeli alat ini maka akan disediakan satu buah saklar, dua buah pelampung, dan tali pengikat untuk pelampungnya.

Saran untuk dibaca: Cara memasang "Radar" pelampung air st 70ab pada Toren


Prinsip kerja:
    saklar otomatis untuk radar
  1. Setelah seluruh peralatan terpasang maka kedua pelampung dalam keadaan tergantung, hal ini menyebabkan tertariknya tuas saklar yang berada di atasnya, hal ini menyebabkan tersambungnya aliran listrik ke mesin air.
  2. Dalam posisi ini maka air akan mengisi tangki, saat air merendam pelampung yang berada pada posisi paling bawah, maka pelampung tersebut akan terangkat/mengambang, namun tidak berpengaruh apa-apa terhadap tuas saklar sehingga mesin masih bekerja untuk menyuplai air ke tangki.
  3. Saat air sudah mencapai pelampung yang kedua maka pelampung tersebut akan terangkat dan mengambang sehingga lama-lama tekanan pada tuas saklar berkurang, hal ini menyebabkan tuas saklar kembali ke posisi semula dan memutuskan arus listrik ke mesin air. Selanjutnya mesin airpun berhenti bekerja dan suplai air terhenti. Dengan demikian air dalam tangki terhindar dati luber.
  4. Setelah air dalam tangki kita gunakan untuk keperluan di rumah, maka lambat laun ketinggian air menjadi berkurang, satu persatu pelampung akan menggantung. Saat pelampung yang paling atas menggantung maka tidak akan mempengaruhi tuas saklar. Namun saat kedua pelampung sudah tergantung maka tuas saklar atak tertarik sehingga akan mengalirkan listrik ke mesin pompa, begitu seterusnya berulang-ulang.

Bagaimana Pelampung dapat bekerja sedemikian rupa?

Di dalam masing-masing pelampung berisi 90% air, dan 10% udara.Air berfungsi sebagai pemberat (beban kedua pelampung saat tergantung akan mampu menarik tuas saklar). Sedangkan udara berfungsi agar pelampung dapat mengapung di atas permukaan air (saat keduanya mengapung maka akan mengembalikan posisi saklar ke posisi semula/off).

2 Responses to "Rahasia Saklar Otomatis Pompa Air dengan Dua Pelampung"

  1. Saya mau tanya mas. Saya baru beli radar pelampung air st-70 ab, saya mengikuti cara pemasangan pada instalasi listriknya dengan menghubungkan terminal A1-A2 pada swich body. Namun pada saat saya hubungkan dengan arus listrik dari pln, MCB pada meteran listrik berubah menjadi off yg sebelumnya on.
    Saya coba menghubungkan terminal B1-B2, kemudian saya hubungkan dengan arus listrik, mesin pompa berhasil start, namun pada saat air sampai posisi high level (penuh),MCB pada meteran listrik berubah menjadi off yg sebelumnya on.
    Mohon solusinya ya mas.

    ReplyDelete
  2. Perhatikan baik-baik: listrik dari PLN kan ada dua kabel positif(Setrum) dan negatif. kabel negatif disambung langsung ke salah satu kabel Pompa air, sedangkan kabel positip (sebelum disambung ke kabel pompa yang satunya) harus melalui terminal A1 dan A2 pada Radar. BilA bapak bingung mana kabel positif atau negatif, tes aja pake tespen.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan kata-kata yang sopan, dilarang menyertakan link aktif. maaf, komentar tidak akan langsung dibalas karena Saya tidak selalu online. terimakasih atas kunjungannya.