Cara Pasang SQ-1 JP Otomatis (Pressure Switch) Semi Jet & Jet Pump

Cara Pasang SQ-1 JP Otomatis (Pressure Switch) Semi Jet & Jet Pump

SQ-1 JP
Pressure Switch SQ-1 JP adalah saklar otomatis pompa air khusus untuk pompa Semi Jet & Jet Pump. Sakelar ini bekerja karena adanya dorongan dari perputaran mesin jet pump itu sendiri, jadi bila terjadi tekanan air maka listrik akan terputus, begitupun sebaliknya bila trekanan berkurang maka listrik yang mengalir ke mesin pompa akan mati.


Pompa air Jet pump

Jet pump sangat baik digunakan sebagai penyedia pasokan air yang sangat penting bagi kebutuhan harian rumah tangga. Jet pump sendiri dapat diklasifikasikan sebagai alat penyedot air yang sangat dalam yang ditunjang oleh motor listrik yang memiliki daya yang besar, baling-baling penyedot air, dan juga penyemprot air yang bertekanan tinggi. Sifat dari jet pump itu sendiri adalah pompa ini dapat mendorong atau mengangkat cairan dari tempat yang sangat dalam. Pompa ini memakai prinsip ejector, dimana dengan adanya perubahan tekanan dari nozzle yang disebabkan adanya aliran media yang dapat berupa cairan atau gas yang digunakan dalam mengankat cairan ke atas.

Motor Jet pump sendiri adalah pompa dengan motor dua fasa yang memerlukan adanya kapasitor sebagai penggeser fasa. Pompa ini tidak memiliki bagian yang bergerak dan dibuat dengan konstruksi yang sangat sederhana, yang tentu saja membatasi keefektifan kerja dari jet pump itu sendiri.

Pressure switch merk JP tipe SQ-1 merupakan salah satu merek yang banyak digunakan dengan spesifikasi sebagai berikut:
  • Digunakan untuk mesin Semi Jet & Jet Pump
  • Berat\: 400gr
  • Merk: JP
  • Type:  SQ-1
  • Bentuk drat: Drat Luark
  • Ukuran: 1/4"

Pemasangan

Meski bentuk dan ukuran alat ini relatif kecil, namun masih banyak orang yang bingung bagaimana mengaplikasikannya. Untuk memasangnya sangatlah mudah.

pertama Bukalah tutupnya, kemudian akan terlihat dua blok yakni kiri dan kanan. Sediakan dua buah kabel listrik yang nantinya tersambung ke PLN (colokan) kemudian kedua kabel tersebut dibaut 1 ke masing - masing blok. Demikian juga 2 kabel dari mesin.

Untuk mengetahui cara pemasngannya, coba lihat sticker dibalik tutup (bagian dalam). L1 dan L2 (kabel dari PLN), yang M (motor / mesin). Kalau ada arde, dibaut ke plat body bawah, ada 2 baut.
Read More
Tips Merawat Helm Full Face

Tips Merawat Helm Full Face

Helm pembalap F1 Fernando Alonso musim 2010.
Helm adalah bentuk perlindungan tubuh yang dikenakan di kepala dan biasanya dibuat dari metal atau bahan keras lainnya seperti kevlar, serat resin, atau plastik.

Helm biasanya digunakan sebagai perlindungan kepala untuk berbagai aktivitas pertempuran (militer), atau aktivitas sipil seperti olahraga, pertambangan, atau berkendara. Helm dapat memberi perlindungan tambahan pada sebagian dari kepala (bergantung pada strukturnya) dari benda jatuh atau berkecepatan tinggi.

Di beberapa negara, helm wajib digunakan bagi pengendara sepeda motor, bahkan ada yang mewajibkannya bagi pengendara sepeda tak bermotor. Di Inggris hanya penganut Sikh yang diperbolehkan tidak memakai helm karena harus memakai turban.

Helm full face adalah bentuk helm yang dapat memimalisir kecelakaan pada kepala karena bentuk yang menutupi seluruh bagian kepala. Namun helm jenis ini akan terasa kurangnyaman bila kita kurang faham dalam merawatnya sehingga menyebabkan helm bau, berjamur, sehingga membuat gatal kepala. berikut ini beberapa cara untuk merawat helm full face:

  1. Hal yang paling sering menjadi adalah bagian dalam helm menjadi basah, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Hal ini dapat dicegah dengan menjauhkan helm dari sumber basah, seperti terkena air hujan secara langsung, misalnya saat anda memarkirkan kendaraan di tempat terbuka, sebaiknya helm tidak diletakkan atau digantung di motor namun alangkah baiknya dititipkan di tempat penitipan helm. Hal ini untuk mengantisipasi agar helm anda tidak kehujanan saat ditinngal.
  2. Meski tidak terkena basah, sebaiknya sering-seringlah menjemurn helm dengan posisi terbalik dan seluruh ventilasi helm terbuka. Hal ini dapat anda lakukan ketika helm selesai dipakani untuk perjalanan jauh, sehingga keringat dan udara lembab yang sempat terjebak dalam helm bisa cepat menguap.
  3. Yang tak kalah pentingnya adalah mencuci helm sebulan sekali, kegiatan ini dilakukan agar tidak menyebabkan gatal pada kulit kepala anda dan menimbuklkan bau pada rambut anda saat dipakai. Dalam mencuci helm, anda dapat melakukannya sendiri atau dicuci di tempat khusus pencucian helm. Baca: "Cara mencuci helm"
Read More